Jumat, 23 November 2012


Kau Sang Penindas

Na’as…
Nasib kami yang selalu tertindas…
Seperti butiran-butiran kerikil dijalanan…
Sedikit demi sedikit mencari arti tapak kaki yang mengais rezeki antara desah_desah para penjilat yang tak pernah puas…

Melata seperti jelata dalam panggung yang buruk
Hanya untuk memenuhi panggilan isi perut..
Mengasing dintara dasi-dasi para penjilat yang kemaruk…
Menutupi intrik-intrik politik yang busuk…

Hei… Kau…
Yang katanya miliki berjuta emas dalam tumpukan-tumpukan beras…
Mana hak-hak kami yang kau rampas…
Kami rakyat dan para buruh yang tertindas…
Bertanya padamu para penguasa juga para pengayom rakyat yang nyata semakin beringas…
Dimana Janji-janji yang kalian ucapkan dengan lantang dan keras….
Hanya sebuah kata_kata munafik yang membuat telinga kami panas…

Hei…. Kau para penindas…
Dimata matamu yang telah indah tuhan ciptakan…
Tak kah kau lihat begitu banyak rakyat terjerat pada rantai kemiskinan…
Kau letakkan kemana telingamu  yang lebar…
Hingga tak sedikitpun kau dengar, raga_raga kami yang mulai terkapar.…
Mencoba memenuhi kantong dan perut yang  berteriak lapar…

Wahai Kau… bapak_bapak yang terhormat…
Sadarkah Kau disebagian lelap tidurmu dikasur nan mewah…
Ada derita atas keringat kami yang sedikitpun tak mampu terlelap diatas tikar yang usang…
Jiwa kami yang luruh, lusuh Menggeram dalam bayang-bayang para penindas dengan manajemen kafitalisnya yang culas feodallistis tak terarah….


Dan hari ini..
Kami disini berbaris rapi diantara batu jalanan dan debu..
Bersama harap atas jiwa kami yang terbelenggu…
Kamilah para buruh yang ditipu…
Kami berkumpul untuk bicara dan berseru…
Bahwa kami bukanlah robot-robot kapitalis…
Yang darah dan keringatnya kau hisap nyaris habis…

Disini… kali ini …
Darah kami mendidih, lirih dan semakin perih…
Meminta hak yang pantas dari para pemimpin …
Raga kami gemetar, dalam barisan yang tak gentar…
Ingin menguliti janji-janji penguasa akan sebuah kesejahteraan…
Pengusa yang akhirnya menorehkan luka dihati kami atas sebuah kemiskinan…


Kami bukan Segerombolan bebek, mengikut kemanapun sang penggembala mengarahhkan arusnya…
Arus yang kau ciptakan menuju jurang kehancuran…
Yang memerdekakanmu dalam setiap tetes keringat yang kami  korbankan…

Wahai kaum yang tertindas….
Nyalakan semangat kalian…
Gerakkan segenap pelopor dari segala penjuru jiwa…
Kibarkan bendera kebebasan…
Semarakkan suara-suara yang terus hilang karena gelapnya kemiskinan…

“Kami ada karena kau pernah janjikan asa…
“Kami Tetap akan ada meminta haknya…
“Kami hadir atas nama sebuah keadilan…
“Diamana ia kau lettakkan..
Kemana kau sembunyikan….

Pengangguran-penganguran…
Kemelaratan, ketertindasan juga kemiskinan…
Harusnya tak lagi membludak seperti sekarang…
Karena sebenarnya para penjajah telah lama pergi dan hilang….
Atau justeru kaulah para penjajah yang garang…
Yang hanya bisa bersembunyi dibawah ketiak para pejuang…


Oh Tuhan…..
Sadarkanlah mereka yang menindas kami tanpa kasihan…
Dan kokohkan kami pada solidaritas sesama tuk menhancurkan tonggaktonggak pengkhianatan…


Buruh Bersatu Takkan Bisa Dikalahkan…

Hidup buruh…. Hidup buruh… hidup buruh… Merdeka….




.…….TANJUNG UBAN, 22 NOVEMBER 2012……..
( Demokrasi Buruh, Lobam 26 November 2012 )

____________Nindi Eliktriani_______________

Minggu, 20 Mei 2012

Bahasa Thailand Sehari - hari


Akhirnya blog ini kubuka kembali setelah sekian lama tertidur, hehe,, maklum lagi sibuk. nah kali ini saya akan mengajak Anda semua untuk mengenal bahasa Thailand. Entah kenapa saya jadi tertarik mempelajari bahasa Thailand setelah mononton film2 Thai dan mendengarkan lagu2nya. Yuk langsung aja kita mulai.

SALAM/SAPA
Selamat pagi/siang/sore/malam/Halo = Sawasdi khap/kha
(Khap diucapkan laki-laki, kha diucapan wanita)
Selamat malam (berpisah di malam hari) = Ratri Sawad
Apa kabar? = Sabaidi mai?
Kabar baik = Sabaidi
Siapa namamu? = Khun cheu arai?
Namaku Budi = Pum cheu Budi khap (diucapkan oleh laki-laki)
Namaku Yanti = Dichan cheu Yanti kha (diucapkan oleh perempuan)
Senang berkenalan denganmu = Di jai ti dai pob khun
Selamat tinggal. sampai jumpa = La jeu gan. Pob gan mai na
Apakah kamu pak Budi = Khun cheu Khun Budi chai mai?
(Khun = kamu = Pak = Bu)
Terimakasih = Khawp khun khap (diucapkan laki-laki)
Terimakasih = Khawp khun kha (diucapkan perempuan)
Maaf = khor thot khap/kha
Ya = Chai
Tidak = Mai Chai
Good luck = chok di

TANYA TEMPAT ASAL/TEMPAT TINGGAL
Kamu berasal darimana = Khun ma cak ti nai?
Saya berasal dari Indonesia = Pum/dichan ma cak Indonesia.
(Pum diucapkan oleh laki-laki, dichan diucapkan oleh perempuan)
Kamu tinggal di mana? = Khun yu ti nai?
Saya tinggal di Bangkok = Pum/dichan yu nai Bangkok.
Saya tinggal di Jalan Sukhumvit = Pum/dichan yu Thanon Sukhumvit

TANYA BAHASA
Kamu bisa bicara Thai = Khun put pasa Tai dai mai?
Kamu bisa bicara Inggris = Khun put pasa Angkrit dai mai?
Saya bisa bicara Thai = Pum/dichan put pasa Thai dai.
Saya tidak bisa bicara Thai = Pum/dichan put pasa Thai mai dai.
Saya bisa bicara Thai sedikit = Pum/dichan put pasa Thai nit noi

TAHU/TIDAK TAHU
Kamu tahu? = Khun roo mai?
Kamu mengerti? = Khun mai kojai?
Saya tahu = Pum/dichan roo
Saya mengerti = Pum/dichan kaojai.
Saya tidak tahu = Pum/dichan mai roo
Saya tidak mengerti = Pum/dichan mai kaojai.
Tolong diulang : Put ik ti si
Tolong bicara pelan-pelan = karuna put cha-cha

DI MANA? KEMANA?
Toiletnya di mana? = Hong nam yu ti nai?
Hotelnya di mana? = Rong raem yu ti nai?
Stasiunnya di mana? = Satanirotfai yu ti nai?
Lurus, belok kanan = Trong bai, gwar!
Lurus, belok kiri = Trong bai, sai!
Mau ke mana = Bai nai?
Mau ke situ lho = Bai ti ow
Mau ke Wat Arun = Yak bai Wat Arun

ROMANTIS
Aku cinta kamu = Pum/dichan rak khun
Aku tidak cinta kamu = Pum/dichan rak khun mai
Kamu cinta aku ? = Khun rak pum/dichan mai?
Aku rindu kamu = Pum/dichan kitteung khun
Bolehkah aku menciummu? = Joop dai mai?

BILANGAN
0 = soon
1 = neung
2 = song
3 = sam
4 = si
5 = ha        
6 = hok
7 = jed
8 = bed
9 = gao
10 = sib
11 = sib et
12 = sib song
13 = sib sam
20 = yi sib
21 = yi sib et
25 = yi sib ha
30 = sam sib
31 = sam sib et
36 = sam sib hok
40 = si sib
50 = ha sib
60 = hok sib
70 = jed sib
80 = bed sib
90 = gao sib
100 = neung roi
101 = neung roi neung
110 = neung roi sib
150 = neung roi ha sib
580 = har roi bed sib
987 = gao roi bed sib jed
1000 = neung pan,
dst

TANYA HARGA/TAWAR MENAWAR
Ini berapa harganya = Ani gi baht?
Ini 125 baht = Ani neung roi ha sib baht.
Terlalu mahal. Boleh kurang? = Peng bai. Lot noi dai mai?
Boleh = Dai!
Tidak boleh = Mai dai

MAU/AKAN/INGIN/SUDAH
Saya mau makan mi goreng = Pum/dichan yak gin pad thai
Saya mau minum cocacoa = Pum/dichan yak deum cocacola
Saya mau pergi ke bandara = Pum/dichan yak bai sanambin
Saya sudah makan = Pum/dichan gin laew
Saya sudah minum = Pum/dichan deum laew

Nah sekian dulu yaw, silahkan dipelajari dan dipraktekan. siapa tau suatu saat anda akan berada di thailand, hehe. hmm, dah ngantux banget ni besok2 kita sambung lagi ya..
Sawasdee khap..